Jangan Dibuang! Sampah Sisa Makanan dan Sayuran Bisa Diolah Jadi Pupuk Organik Cair, Ini Caranya
JEMBER, Radarjember.net - Inovasi pupuk organik makin banyak. Salah satunya pupuk organik cair (POC). Bahan baku pupuk cair ini tidak perlu beli. Sebab bahannya bisa didapat dengan mudah. Terutama dari sisa makanan dan sayuran di rumah, warung maupun restoran.
Jika mempunyai sisa makanan dan sayuran, sebaiknya jangan dibuang. Sebab, limbah itu bisa diolah menjadi POC. Fungsinya bisa menggantikan pupuk kimia untuk menyirami tanaman.
Cara membuatnya sangat mudah. Siapa pun bisa. Sampah organik sisa makanan maupun sayuran itu dijadikan satu dan dicampur dengan EM4 atau dekomposer. Selanjutnya diletakkan di wadah besar dicampur air, ampas teh atau ampas jeruk. Campuran beragam bahan itu diaduk dan ditutup.
"Dalam tiga hari sekali, harus dibuka dan diaduk. Proses fermentasinya, paling cepat dua pekan. Setelah itu pupuk organik cair baru bisa digunakan," kata Farid Efendi, perwakilan mahasiswa KKN Kolaboratif di Kelurahan Tegal Gede, Kecamatan Sumbersari, Jember, Selasa (6/8).
Pembuatan POC ini dilakukan belasan mahasiswa bersama karang taruna kelurahan setempat didampingi penyuluh pertanian lapangan (PPL) setempat. Tak hanya produksi, mereka juga aktif mensosialisasikan pengurangan sampah organik rumah. Hal itu, kata Ipang, sapaan Farid Efendi, dapat mengurangi timbulan sampah di TPA.
"Ini bisa mengurangi sampah yang dibuang ke TPA. Apalagi di sini banyak UMKM kuliner. Nantinya akan diteruskan dan digalakkan oleh karang taruna. UMKM kami ajak melakukan pengumpulan sampah organik sebagai bahan pupuk cair," terangnya.
Sementara itu, PPL Tegal Gede, Fitri Aniroh menjelaskan, POC ini sudah banyak dibuat oleh masyarakat setempat. Bahkan ada yang dijual belikan.
Satu botol minuman ukuran 1,5 liter, terang Fitri, dijual mulai harga Rp 5 ribu hingga Rp 10 ribu. POC itu digunakan untuk menyiram tanaman.
Halaman
Bagikan ke: