Minggu, 05 April 2026

:
:
Mengunjungi Rumah Adat Pacenan di Jember, Perpaduan Dua Arsitektur Khas
Mengunjungi Rumah Adat Pacenan di Jember, Perpaduan Dua Arsitektur Khas

radarjember.net - Bukti sejarah akan terasa lebih meyakinkan manakala ada wujud kebendaan yang bisa disaksikan secara visual. Rumah adat pacenan yang menjadi salah satu kekayaan Jember misalnya. Replikasi rumah pacenan yang dibangun kembali oleh Pemerintah Desa Klungkung pada 2020 lalu menjadi satu-satunya wujud bangunan yang tersisa. Berada di Dusun Mujan, berjarak sekitar satu kilometer dari kantor Desa Klungkung. Rumah salah satu warga yang sudah tak berpenghuni kemudian dibeli dan dipindah di lahan milik desa.

Ketua Pokdarwis Desa Klungkung Muhammad Fikri menuturkan, rumah tersebut sengaja dibangun dan dirawat kembali untuk melestarikan budaya Jember. Kerjasama antara pihak desa dengan kelompok Alit. "Rumahnya warga dulu, yang punya sudah nggak ada, jadi kami pindah dan tata kembali," jelasnya.

Keberadaan rumah pacenan kini menjadi salah satu jujugan saat mengunjungi Desa Klungkung. Rumah tradisional itu cukup sederhana. Ukiran-ukiran tangan yang tersebar di dinding menjadi ciri khas tersendiri. Atap tengahnya berbentuk kerucut dan rata di bagian depan. Di sampingnya langsung tersuguh hijaunya bentangan sawah bak Pulau Dewata. Berjajar terasering yang merupakan kawasan Kecamatan Patrang. Sangat cocok menjadi tempat menyaksikan matahari terbit atau sunrise.

Fikri mengatakan, rumah tersebut sempat difungsikan sebagai tempat sandor, les, latihan menari, hingga pencak silat anak-anak desa. Direncanakan, rumah itu akan dijadikan sebagai rumah edukasi pertanian untuk menghidupkannya kembali.

Datang ke rumah pacenan Desa Klungkung setidaknya perlu sedikit usaha. Kendaraan yang dibawa biasanya diparkir dan dititipkan di halaman rumah warga terdekat. Kemudian pengunjung bisa berjalan melewati pematang-pematang kebun sekira 500 meter. Tak ada biaya tiket masuk. Pengunjung yang ingin datang bisa meminta pendampingan dari Pokdarwis setempat atau komunitas Klungkung Asik (Klasik). (sil/mau)

Bagikan ke:

Berita Terkait